Rabu, 07 Januari 2015

bumbu

BUMBU DAN REMPAH-REMPAH Bumbu dan rempah-rempah merupakan hasil kekayaan alam yang ada dan banyak dijumpai di Indonesia. Bumbu dan rempah-rempah biasanya digunakan untuk bahan penyedap masakan dan banyak juga yang menjadikan serta menggunakan bumbu dan rempah-rempah sebagai bahan baku pembuatan obat dan jamu. Banyak manfaat yang dapat diambil dari bumbu dan rempah-rempah untuk berbagai keperluan, misalnya untuk keperluan industry yang menggunakan bumbu dan rempah sebagai bahan baku pembuatan jamu, farmasi yang menggunakan bumbu dan rempah sebagai bahan tambahan yang alami untuk pembuatan obat, dan pada rumah tangga yang paling banyak menggunakan bumbu dan rempah sebagai bahan penyedap masakan. 1. Bumbu a. Pengertian bumbu Bumbu adalah bahan penyedap makanan atau masakan dan sifatnya tidak tahan lama atau tidak awet. b. Jenis-jenis bumbu Perubahan hidup masyarakat yang semakin maju, ikut serta merubah kebutuhan masyarakat yang menginginkan segala sesuatu dalam bentuk instan, termasuk juga dengan kebutuhan bumbu yang menyebabkan perubahan pada bentuk produk bumbu dan rempah dalam bentuk instan. Bumbu instan adalah campuran dari berbagai macam bumbu dan rempah-rempah yang diolah dan diproses dengan komposisi tertentu. Bumbu instan ada dua jenis, yang berbentuk pasta dan berbentuk kering atau bubuk. c. Macam-macam bumbu Bumbu dibedakan atas bumbu kering dan bumbu basah. Bumbu kering adalah bumbu basah yang dikeringkan, sedangkan bumbu basah adalah bumbu yang masih segar. Macam-macam bumbu sesuai golongan : golongan buah : · Cabai merah, cabai hijau · Asam jawa, · Jeruk nipis, jeruk limau, jeruk lemon · Belimbing sayur Golongan batang : · Serai Golongan daun : · Daun jeruk · Daun salam · Daun Kucai · Seledri · Daun bawang Golongan umbi : · Bawang merah · Bawang putih · Bawang Bombay Golongan akar : · Jahe · Kunyit · Kencur · Lengkuas · Temu kunci · Temu lawak 2. Rempah-rempah a. Pengertian rempah Rempah adalah bahan penyedap makanan atau masakan yang dapat disimpan dan tahan lama, rempah juga bersifat kering. b. Jenis-jenis rempah Perubahan hidup masyarakat yang semakin maju, ikut serta merubah kebutuhan masyarakat yang menginginkan segala sesuatu dalam bentuk instan, termasuk juga dengan kebutuhan rempah yang menyebabkan perubahan pada bentuk produk bumbu dan rempah dalam bentuk instan. b. Macam-macam rempah Nama-nama rempah : · Lada putih · Lada Hitam · Cengkeh · Kemiri · Ketumbar · Jinten · Pala · Kayu manis · Kapulaga · Dll.

Senin, 08 Desember 2014

botok telur asin

setiap kelompok membawa :
1 buah cabe merah dan hijau
2 siung bawang merah
2 siung bawang putih
daun salam 2 lbr
cabe rawit 3 buah
lengkuas 1rsj
kelapa
kemangi 1/2 ikat
 daun pisang secukupnya

Kamis, 20 November 2014

TELUR ASIN RASA

bahan untuk membuat telur asin ini adalah:
rasa bawang....!
telur 10
bubuk bata merah 1kg
abu gosok 1 kg
garam 400 gr
bawang putih 100gr
air secukupnya

rasa udang...!
telur 10
bubuk bata merah 1kg
abu gosok 1 kg
garam 400 gr
udang papai 100gr
air secukupnya

rasa pedas,...!
telur 10
bubuk bata merah 1kg
abu gosok 1 kg
garam 400 gr
cabai rawit 150gr
air secukupnya

Rabu, 12 November 2014

kegiatan praktek deep frying

inilah kami yang melakukan praktek memasak panas kering (deep frying)
walau lagi praktek exis tetep jalan


 lah iya kan exis lg...!

hasilnya ini......!







ada yang salah teknik
ada yang salah membuat adonan
ada yang sms an
itulah siswa dengan pikiran nya masing masing
siswi dengan walikelas kesayangannya
kira - kira guru pengajarnya kemana...? kok ga ikut exis
dan diskusi pun dimulai
kegiatan pembuatan perencanaan yang menambah kegiatan mereka






UNTUK ANAK KELAS X

rabu depan kita ga praktek, tp digantikan dengan menjawab pertanyaan atau tugas di karenakan ada kepentingan tugas yang mendesak......!

Kamis, 06 November 2014

AYAM GORENG TEPUNG

bahan :
sayap ayam 2 buah
tepung terigu 250 gr
b.merah bubuk 1 1/2 sdm
b. putih bubuk1 1/2 sdm
lada garam secukupnya
air es
susu
cara membuat: (dengar penjelasan pak guru)

apa yang harus ku lakukan?

       Dari awal tujuan hidup kita memang untuk bahagia, banyak pengorbanan yang dilakukan dan itu tanpa pamrih, saat kita memiliki tanggung jawab maka kita akan terikat dengan itu, 
       Sejak mulai mengenal pekerjaan sampai sekarang tiada tujuan untuk hasil atau upah yang didapatkan digunakan untuk sendiri melainkan diberikan sepenuhnya untuk untuk mereka.
      Menikmati hidup hanya diberikan untuk mereka yang menerima hasil dari tanggung jawab, kawau pun hasil yang di dapat kurang maka untuk memenuhinya rela dilakukan dengan meminjam,mencuri bahkan melakukan pencarian tambahan.
itu semua di lakukan dengan rahasia, guna untuk menjaga rasa iklas, 
sekarang semuanya sulit untuk dipenuhi dan bahkan sampai memeras sebagian darah, akan tetapi hanya sedikit bantuan yang tidak harus menjadikan nya beban pikiran, menjadi bagian masalah saat sedikit pinjaman dilakukan. tuduhan sebagai ketidak pedulian diberikan, padahal itu semua dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dari kehidupan kami. 
sekarang perasaan ketidak iklasan muncul dan setiap hari jadi beban fikiran yang berat.
"tolong jangan tanya untuk apa, karena itu akan membuat usaha kita jadi sia-sia"